Sebelum
melakukan instalasi Windows 7 via VMWare, pastikan jika software tersebut sudah
terinstal di laptop atau komputer teman-teman, selain itu sediakan pula ISO
Windows 7, karena kita akan menginstal Windows 7. Langsung saja untuk
memulianya buka software VMWare teman-teman kemudian pilih “Creat a New Virtual
Machine”.
(Gambar 1)
Setelah itu akan tampil kotak
dialog seperti berikut, pilih saja yang recomended ya kemudian langsung next
saja.
(Gambar 2)
Langkah selanjutnya akan tampil
kotak dialog seperti gambar berikut (gambar 3), pilih “Installer Disc Image
file” kemudian klik browse. Carilah dimana teman-teman meletakkan file ISO
Windows 7-nya, nampak pada gambar 4. Jika sudah langsung di next saja ya teman-teman.
(Gambar 3)
(Gambar 4)
Setelah next, maka akan muncul
kotak dialog berikut (gambar 5) dan masukkan serial number Windows 7-nya.
(Gambar 5)
Berikan
nama virtual machinenya sesuai keinginan teman-teman, tapi di sini kita gunakan
saja nama yang sudah secara otomatis tertera di dalam kotak dialognya saja,
yaitu Windows 7 kemudian klik next saja.
(Gambar 6)
Kemudian akan muncul kotak
dialog Specify Disk Capacity, di dalam kotak dialog sudah secara otomatis
tertulis memory disk yang dibutuhkan. Maka langsung saja pilih “Store virtual
disk as a single file” dan next.
(Gambar 7)
Maka akan muncul kotak dialog
atau konfirmasi seperti berikut (gambar 8) kemudian klik finish.
(Gambar 8)
Jika
semua sudah maka tinggal menunggu proses pembuatan disknya. Nampak pada gambar
berikut (Gambar 9).
(Gambar 9)
Jika berhasil maka akan muncul
setup seperti berikut (gambar 10).
(Gambar 10)
Jika
muncul kotak dialog seperti berikut maka kita pilih saja Windows ultimate
x64bite saja kemudian next. Jika teman-teman bertanya-tanya apa perbedaannya,
nanti akan kita jelaskan setelah proses instalasi ini selesai ya. J
(Gambar 11)
Kemudian kita akan menunggu
proses-prosesnya yaa. Selamat menunggu J
(Gambar 12)
(Gambar 13)
(Gambar 14)
Jika semua proses telah selesai
maka sistem akan merestart secara otomatis.
(Gambar 15)
Setelah merestart maka
tampilannya akan menjadi seperti berikut.
(Gambar 16)
(Gambar 17)
Jika sudah maka akan tampil
kotak dialog seperti berikut (Gambar 18), klik next saja untuk melanjutkan
proses selanjutnya.
(Gambar 18)
Pada kotak dialog Set Up
Windows pilihlah “Use recommended setings”.
(Gambar 19)
Untuk kotak dialog yang
selanjutnya pilihlah “Public Network”.
(Gambar 20)
Jika, semua sudah selesai, maka
beginilah tampilan Windows 7 hasil instal yang telah kita lakukan tadi.
(Gambar 21)
Seperti yang saya dikatakan di
atas di sini akan di jelaskan apa perbedaan Windows 7 86x (32bit) dengan 64x
(64bit). Berikut akan disedikit dijelaskan perbedaanya.
Windows 7 x86 (32bit) dan x64
(64bit) memiliki banyak perbedaan, diantaranya: Windows 7 x64 (64bit) memiliki
kemampuan yang lebih besar untuk menjalankan aplikasi berat dibandingkan dengan
x86 (32bit). Windows 7 64bit cocok untuk pekerjaan yang membutuhkan RAM yang
besar seperti desain grafis atau untuk para Gamer. Selain itu mendukung upgrade memory sampai
193GB, sedangkan Windows 7 32bit hanya sampai 3GB. Pada Windows 7 64bit juga
dapat dipasang aplikasi atau software dengan system type x86.
Selain pada RAM-nya perbedaan
ini juga nampak pada perbedaan processor yang digunakan. Jika pada x86, karena
jumlah bitnya hanya 32bit maka processor tersebut hanya mampu memproses suatu
perintah dalam jumlah 32bit dalam sekali siklus pemrosesan. Sedangkan untuk x64
yang memiliki jumlah bit yang lebih besar yaitu 64bit maka processor dapat
memproses suatu perintah dalam jumlah 64bit dalam sekali siklus pemrosesan.
Maka data yang dapat diproses dari x64bit lebih besar dibandingkan dengan data
dari x86.
Jadi, sudah tau donk ya apa
bedanya ? Semoga bermanfaat bagi teman-teman. J





















Tidak ada komentar:
Posting Komentar