Kamis, 17 April 2014

LAPORAN INSTALASI WINDOWS 7 MENGGUNAKAN VMWARE


Sebelum melakukan instalasi Windows 7 via VMWare, pastikan jika software tersebut sudah terinstal di laptop atau komputer teman-teman, selain itu sediakan pula ISO Windows 7, karena kita akan menginstal Windows 7. Langsung saja untuk memulianya buka software VMWare teman-teman kemudian pilih “Creat a New Virtual Machine”.
(Gambar 1)
Setelah itu akan tampil kotak dialog seperti berikut, pilih saja yang recomended ya kemudian langsung next saja.
 (Gambar 2)
Langkah selanjutnya akan tampil kotak dialog seperti gambar berikut (gambar 3), pilih “Installer Disc Image file” kemudian klik browse. Carilah dimana teman-teman meletakkan file ISO Windows 7-nya, nampak pada gambar 4. Jika sudah langsung di next saja ya teman-teman.
 (Gambar 3)
 (Gambar 4)
Setelah next, maka akan muncul kotak dialog berikut (gambar 5) dan masukkan serial number Windows 7-nya.
(Gambar 5)
Berikan nama virtual machinenya sesuai keinginan teman-teman, tapi di sini kita gunakan saja nama yang sudah secara otomatis tertera di dalam kotak dialognya saja, yaitu Windows 7 kemudian klik next saja.
 (Gambar 6)
Kemudian akan muncul kotak dialog Specify Disk Capacity, di dalam kotak dialog sudah secara otomatis tertulis memory disk yang dibutuhkan. Maka langsung saja pilih “Store virtual disk as a single file” dan next.
 (Gambar 7)
Maka akan muncul kotak dialog atau konfirmasi seperti berikut (gambar 8) kemudian klik finish.
 (Gambar 8)
Jika semua sudah maka tinggal menunggu proses pembuatan disknya. Nampak pada gambar berikut (Gambar 9).
 (Gambar 9)
Jika berhasil maka akan muncul setup seperti berikut (gambar 10).
(Gambar 10)
Jika muncul kotak dialog seperti berikut maka kita pilih saja Windows ultimate x64bite saja kemudian next. Jika teman-teman bertanya-tanya apa perbedaannya, nanti akan kita jelaskan setelah proses instalasi ini selesai ya. J
(Gambar 11)
Kemudian kita akan menunggu proses-prosesnya yaa. Selamat menunggu J
(Gambar 12)

(Gambar 13)
(Gambar 14)
Jika semua proses telah selesai maka sistem akan merestart secara otomatis.
(Gambar 15)
Setelah merestart maka tampilannya akan menjadi seperti berikut.
(Gambar 16)
(Gambar 17)
Jika sudah maka akan tampil kotak dialog seperti berikut (Gambar 18), klik next saja untuk melanjutkan proses selanjutnya.
(Gambar 18)
Pada kotak dialog Set Up Windows pilihlah “Use recommended setings”.
(Gambar 19)
Untuk kotak dialog yang selanjutnya pilihlah “Public Network”.
(Gambar 20)
Jika, semua sudah selesai, maka beginilah tampilan Windows 7 hasil instal yang telah kita lakukan tadi.
(Gambar 21)
Seperti yang saya dikatakan di atas di sini akan di jelaskan apa perbedaan Windows 7 86x (32bit) dengan 64x (64bit). Berikut akan disedikit dijelaskan perbedaanya.
Windows 7 x86 (32bit) dan x64 (64bit) memiliki banyak perbedaan, diantaranya: Windows 7 x64 (64bit) memiliki kemampuan yang lebih besar untuk menjalankan aplikasi berat dibandingkan dengan x86 (32bit). Windows 7 64bit cocok untuk pekerjaan yang membutuhkan RAM yang besar seperti desain grafis atau untuk para Gamer.  Selain itu mendukung upgrade memory sampai 193GB, sedangkan Windows 7 32bit hanya sampai 3GB. Pada Windows 7 64bit juga dapat dipasang aplikasi atau software dengan system type x86.
Selain pada RAM-nya perbedaan ini juga nampak pada perbedaan processor yang digunakan. Jika pada x86, karena jumlah bitnya hanya 32bit maka processor tersebut hanya mampu memproses suatu perintah dalam jumlah 32bit dalam sekali siklus pemrosesan. Sedangkan untuk x64 yang memiliki jumlah bit yang lebih besar yaitu 64bit maka processor dapat memproses suatu perintah dalam jumlah 64bit dalam sekali siklus pemrosesan. Maka data yang dapat diproses dari x64bit lebih besar dibandingkan dengan data dari x86.
Jadi, sudah tau donk ya apa bedanya ? Semoga bermanfaat bagi teman-teman. J

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Friends